Hubungan Ibu Usia Muda dengan Perkembangan Emosi Anak Usia 3-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar

The Relationship Between Young Maternal Age and Emotional Development of Children Aged 3–5 Years in the Working Area of Blang Bintang Public Health Center, Aceh Besar District

Authors

  • Nurlaila Universitas Abulyatama
  • Saufa Yarah Universitas Abulyatama
  • Kiki Rezeki Amelia Universitas Abulyatama

Keywords:

Perkembangan, Emosi , Anak, Ibu Usia Muda, Perkembangan Emosi Anak

Abstract

Masalah perkembangan yang dapat terjadi pada anak usia pra sekolah adalah masalah gangguan emosional. Prevalensi gangguan emosional dan perilaku pada anak usia prasekolah cukup tinggi yaitu 34,10%. Laporan Riskesdas Indonesia menyebutkan bahwa angka gangguan mental emosional di Indonesia sebesar 9,6%. Anak yang mengalami terlalu banyak emosi kurang baik dan sedikit mengalami emosi-emosi yang menyenangkan hal ini akan mendorong perkembangan watak yang kurang baik. Anak akan lebih cepat mendapat ekspresi wajah yang kelihatan cemberut atau tidak senang, yang juga berbahaya terhadap penyesuaian pribadi dan sosial.  Salah satu faktor yang memengaruhi perkembangan emosi anak yaitu usia ibu ketika hamil. Wanita usia muda mengalami proses pematangan fisik lebih cepat daripada pematangan psikososialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ibu usia muda dengan perkembangan emosi anak usia 3-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan crossectional study. Sampel dalam penelitian adalah ibu yang mempunyai balita usia 3-5 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu 30 orang. Analisa data menggunakan uji Chi-Square Test (x2) pada tingkat kemaknaannya yaitu 95% (P<0,05). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan ibu usia muda dengan perkembangan emosi anak usia 1-5 tahun dimana nilai p-value= 0,013. Diharapkan bagi tempat penelitian dapat menjadi bahan masukan dalam memberikan pendidikan kesehatan bagi ibu hamil tentang perkembangan emosi anak usia 3-5 tahun serta bekerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan penyuluhan mengenai dampak kehamilan usia muda.

References

Amanda, E. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Perkembangan Anak di TK Bintang Kecil Islamic Home Course Kabupaten Bogor (Tugas Akhir). Fakultas Kedokteran, Universitas Nasional.

Arvin, Behrman. Ilmu Kesehatan Anak. (2016). EGC, Jakarta.

Budiarto, E. (2016). Biostatistik Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. EGC, Jakarta.

Christiari, A.Y., & Syamlan, R. (2014). Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Dini dengan Perkembangan Motorik pada Anak Usia 6-24 Bulan di Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Jurnal Pustaka Kesehatan, 1, 20-23.

Dahlan, S. (2015). Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Salemba Medika, Jakarta.

Damayanti, I.P. (2015). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ibu Bersalin dan Bayi Baru Lahir. Deepublish, Yogyakarta.

Dinas Kesehatan Aceh. Profil Kesehatan Aceh. (2023). Retrieved from: https:// dinkes.acehprov.go.id/.

Hastono, S. (2016). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Publisher, Depok.

Hikmah, S.G.T., & Wati, D.R. (2023). Hubungan Antara Kehamilan Ibu di Usia Muda Dengan Perkembangan Emosi Anak Usia 3-5 Tahun di Wilayah Kerja Praktek Bidan Mandiri FH Kota Surabaya. Jurnal Prima Wiyata Health 4, 9-18.

Hurlock, E.B. (2015). Perkembangan Anak Jilid 1 Edisi 6. Erlangga, Jakarta.

Manuaba, G.B.I. (2016). Ilmu Kebidanan, penyakit Kandungan dan KB untuk Pendidikan Bidan Edisi 2. EGC, Jakarta.

Maryunani, A. (2016). Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan. CV. Trans Info Media, Jakarta.

Masturoh, I., & Anggita, N. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Jakarta.

Mitayani. (2016). Asuhan Keperawatan Maternitas. Salemba Medika, Jakarta.

Mukharromah, L.H. (2017). Hubungan Kehamilan Ibu Usia Muda Dengan Perkembangan Emosi Anak Usia 3-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II Kabupaten Bantul. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 11, 25-30.

Melani, A., & Yustita. R. Hubungan Pola Asuh Orangtua Dengan Perkembangan Emosi Anak Usia PraSekolah di TK Rokhmatul Magfiroh Desa Pakisaji Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang (Tugas Akhir). Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah.

Notoatmodjo, S. (2018). Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

Putri, M. K. & Irdawati. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kebersihan Dengan Perilaku Cuci Tangan Pada Anak Sekolah Di TK Karangasem Surakarta (Tugas Akhir). Universitas, Muhammadiyah Surakarta.

Prawirohardjo, S. (2017). Ilmu Kebidanan. YBP-SP, Jakarta.

Rizaldy, T. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. Andi Offset, Yogyakarta.

Sarwono, S.W. (2016). Psikologi Remaja. EGC, Jakarta.

Riwidikdo, H. (2017). Statistik Kesehatan. Rohima Press, Yogyakarta.

Sulistyoningsih, H. (2018). Gizi Untuk Kesehatan Ibu dan Anak. Graha Ilmu Yogyakarta.

Soetjiningsih. (2018). Tumbuh Kembang Anak Edisi Ke-2. EGC, Jakarta.

Subekti, N., & Nurrahima, A. (2019). Gambaran Keadaan Mental Emosional Anak Usia Prasekolah Di Daerah Pesisir (Tugas Akhir). Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro.

Tanuwijaya, S. (2017). Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. CV. Sagung Seto, Jakarta.

WHO. (2022). Estimating the Prevalence of Early Childhood

Serious Emotional/Behavioral Disorders. Retrieved from http://www.ncbi.nlm.nih.gov/ pmc/articles/ PMC1525276/.

Downloads

Published

30-12-2023